Archive

Archive for the ‘Selamat Pagi’ Category

Secercah Harapan di awal 2014…*

January 2nd, 2014 1 comment

Selamat pagi…

Kalau anda baca ulasan terakhir saya di tahun 2013 yang kemarin saya posting, mungkin anda sudah merasakan, sedemikian banyaknya berita negatif, sehingga saya seakan-akan sudah hampir kehilangan harapan untuk bullish.  Padahal… kalau anda baca beberapa pendapat saya di berbagai media, anda pasti mendapati bahwa saya… adalah termasuk yang cukup bullish untuk tahun 2014 mendatang.

Target level tertinggi IHSG untuk tahun 2014… saya perkirakan bakal berada di kisaran 5050 – 5650.

Meski sebenarnya bisa saja lebih tinggi dari itu… tapi untuk sementara saya mau realistis dulu.  Yang dekat-dekat saja deh.  Yang sekiranya gampang untuk tercapai.

Point penting dari bottomline prediksi IHSG saya diatas adalah:

  • IHSG masih bisa menyentuh level psikologis 5000 lagi di tahun 2014 ini.
  • IHSG masih memiliki peluang untuk mencetak rekor baru di tahun 2014.
  • IHSG ‘belum akan’ mencetak new low dibawah 3837.  Level terendah di tahun 2014 tersebut akan menjadi basis dari trend naik IHSG setidaknya untuk kuartal pertama 2014.

Kalau anda( A) bilang: Loh Pak Tommy… semua kondisi kan masih jelek seperti Pak Tommy bilang… Kok tetap bullish pak? Alasannya apa?

Saya (T) akan menjawab: ini wave 2 … Karakteristik wave 2 itu adalah: berita-berita memang jelek, tapi harga tidak mencetak new low.  Berita-berita hari-hari ini kan memang jelek.  Tapi.. IHSG kan tidak mencetak level terendah yang baru dibawah 3837 (low Agustus 2013).

Disisi laen… saya sebenarnya juga optimis dengan Pemilu.  Sejak tahun 2002… IHSG sejak awal tahun hingga saat hari H pencoblosan, belum pernah turun.

A: Lantas… apa berarti pada kuartal pertama 2014 ini.. IHSG tidak akan bikin new low dibawah lowest Desember 2013 di 4109?

T: Pada hari terakhir di tahun 2013 kemarin, IHSG berhasil mencetak new high diatas resisten 4257.  Ini artinya: selama IHSG tidak membuat new low dibawah 4154, trend jangka menengah IHSG saat ini adalah trend naik.  Target awal dari trend naik ini ada di kisaran 4350 – 4400.. kisaran dimana terdapat target dari inverted H&S dan retracement 50% dari trend turun jangka menengah (Oktober – Desember 2013).

A: Kalau IHSG turun, ceritanya apa pak?

T: Hari Kamis besok ini (tanggal 2 Januari 2014), BPS akan mengumumkan angka neraca perdagangan November dan juga angka inflasi Desember.  Sentimen utama ada di angka neraca perdagangan.  Kalau masih defisit, atau setidaknya defisitnya lebih besar dari ekspektasi, maka bukannya tidak mungkin IHSG kembali bergerak turun.  Tapi…. kalau ternyata dari data ekonomi tersebut yang muncul adalah sentimen positif… data ekomi tersebut akan menjadi motor bagi Januari Effect.

A: Januari Effect itu makanan apa sih pak?

T: Januari Effect itu adalah singkong yang direbus.. kemudian digoreng.  Hehehe.  Sesuai dengan teorinya, Januari Effect itu adalah rally dari saham-saham lapis kedua (mid cap atau small cap), yang selama bulan Desember kinerja harga sahamnya buruk (baca: harga sahamnya turun).  Jadi.. bener kan:  yang namanya singkong itu, makanan lapis kedua dibawah beras.  Jadi yang rally adalah saham lapis kedua.

A: Serius pak?? Yang rally saham lapis kedua?  Apakah sudah terlihat adanya pembalikan trend pada saham lapis kedua?

T: Belum tentu  juga siy.  Sejauh ini.. dari posisi penutupan Jumat kemarin, yang reversal baru ADHI dan BSDE.  Sisanya masih belum terlihat adanya ‘tanda-tanda kehidupan’.

A: Kalau IHSG naik… apakah rallynya akan langsung dimulai besok pada tanggal 2 Januari?

T: Nggak sepertinya…  Saya gak yakin apakah pergerakan pasar bisa bagus sebelum pemberlakukan aturan fraksi baru mulai tanggal 6 Januari nanti.  Pada hari Kamis – Jumat besok (2-3 Januari), IHSG sepertinya hanya cenderung flat.  Baru mulai tanggal 6 Januari nanti, akan terlihat arah dari IHSG yang jelas: apakah mau rally ke 4350 – 4400… atau malah tembus suport di 4109.  Eh… kalau misalnya tembus suport niy.. sepertinya malah bisa lebih cepat.  Kalau data neraca perdagangan dan inflasi ternyata jelek,

A: Ah… Pak Tommy ini bikin bingung aja.  Sebenarnya.. bullish atau enggak sih? Kok kebanyakan ‘tapi.. tapi… dan tapi…’

T: Itu karena sentimen utama, memang masih dari defisit neraca perdagangan kita yang akan diumumkan besok (atau malah siang ini ya? Saya kok belum lihat..).    Sejauh ini… yang bagus baru ‘teknikal’-nya doang.  Alangkah bagusnya kalau teknikal tersebut juga didukung oleh fundamentalnya juga.

So… di hari terakhir tahun 2013 kemarin, saya memang melepas sebagian besar posisi yang saya.  Posisi saham saya terakhir, hanya sekitar 30% dari porto.  Rencana saya… dalam dua hari mendatang, saya mau belanja lagi.  Baibek.  Karena selama tidak bikin new low dibawah 4109, berarti trend jangka menengah IHSG masih berupa trend naik.  Selain itu, kalau lihat net buy asing yang berlangsung sejak 17 Desember 2013… Net buy asing di pasar reguler sudah mencapai Rp 1,2 tr.  Asing sudah mulai serius untuk belanja.  Kita lihat apakah kedepan, asing mau baibek lagi posisi net sell Rp 22,6 trilyun yang mereka lakukan selama tahun 2013 kemarin.

Berakhirnya trend turun jangka menengah pada hari terakhir pergerakan IHSG di tahun 2013 kemarin, memang menyisakan secercah harapan bahwa IHSG bakal mengawali tahun 2014 ini dengan sebuah trend naik.  Seperti apa realitanya? Mari kita nikmati saja… just BRING IT ON!!! Seperti kita menikmati pergerakan tahun 2013 yang seperti roller coaster itu.

Happy trading… semoga barokah!!!

Satrio Utomo

*bacalah halaman disclaimer sebelum anda melakukan posisi beli atau posisi jual setelah anda membaca ulasan ini.  Terima kasih.

Categories: Market Outlook, Selamat Pagi Tags:

Terus… terus… terus…*

September 27th, 2010 No comments

Selamat pagi…

Posisi penutupan dari indeks Dow Jones sebenarnya belum terlalu bagus karena masih ditutup dibawah resisten dari bearish raising wedge. Akan tetapi, kenaikan yang terjadi pada bursa regional Asia di pagi hari ini, sepertinya akan mendorong IHSG untuk mencetak rekor harga baru.

So.. saya sudah menyiapkan skenario jika trend naik ini masih berlanjut. Targetnya sih ke 3500 – 3575. Tapi mendingan anda lihat deh ulasan selengkapnya.

Untuk stock pick, saya tertarik dengan triangle di AALI dan break high di PTBA. JSMR juga menarik jika bisa resisten 3200 ditembus.

Happy trading… semoga untung!!!

Satrio Utomo

*bacalah halaman disclaimer sebelum anda melakukan posisi beli atau posisi jual berdasarkan ulasan ini. Terima kasih.

Categories: Market Outlook, Selamat Pagi Tags: , , ,