Home > Knowledge from The Street, Market Comment > 10 Tahun Berturut-turut

10 Tahun Berturut-turut

Selamat siang…

Tanpa terasa.. kita sudah memasuki hari-hari terakhir di tahun 2010 ini. Banyak yang sudah kita lalui bersama-sama. IHSG yang di akhir tahun lalu ditutup di level 2534.26, kemarin sudah ditutup di level 3659.99 atau sudah naik 1125.73 poin (+44.4%). Satu hal yang saya perhatikan di akhir tahun ini adalah adanya fakta bahwa:

Jika Desember ini kita ditutup naik,diatas posisi penutupan di bulan November di 3531.21, maka ini berarti IHSG di Bulan Desember telah ditutup naik dalam 10 tahun berturut-turut!!!

Mengejutkan bukan?  Fakta ini bahkan lebih baik dibandingkan dengan apa yang disebut orang sebagai Januari Effect (sementara orang menyebutkan bahwa IHSG di bulan Januari harus naik sebagai pembenaran sebagai teori Januari Effect, padahal teori aslinya tidak seperti itu). Kinerja IHSG dalam 10 bulan Januari terakhir (semenjak bulan Januari 2001), tidak selalu positif. Dari 10 bulan Januari, IHSG hanya mencatatkan kenaikan pada 5 kali kesempatan. Januari bahkan sempat terkoreksi 3 tahun berturut-turut pada periode tahun 2007 – 2009.

Saya tidak tahu bagaimana dengan anda, tapi saya memang percaya bahwa pergerakan harga tidaklah random. Ketidakpercayaan saya inilah yang membuat saya menempuh karir saya sebagai analis: melakukan prediksi pergerakan harga dan menyarankan pada orang untuk melakukan posisi beli dan posisi jual.

Kejadian-kejadian seperti ini, dimana IHSG bisa naik 10 tahun berturut-turut pada bulan Desember, adalah suatu contoh dimana anda sebaiknya juga percaya bahwa pergerakan harga tidaklah random. Terutama bagi anda yang menyebut diri anda sebagai seorang trader: anda harus percaya bahwa pergerakan harga saham tidaklah random (dalam artian pergerakannya tidak terprediksi), karena dari situ lah anda bisa memperoleh keuntungan. Ketika harga bergerak sesuai dengan prediksi anda.

Bursa tinggal dua hari lagi. Hari ini dan besok. IHSG memang belum 100% pasti untuk ditutup diatas posisi penutupan di akhir November lalu. Tapi, dengan probabilitas yang sedemikian kecil untuk ‘IHSG ditutup terkoreksi diatas 150 poin’, saya kira Desember kali ini sudah hampir pasti untuk ditutup naik. Melanjutkan ‘kebiasaan’ yang terjadi sebelumnya. Apakah pada bulan Januari IHSG akan bergerak naik? Kita pikir tahun depan deh. Yang jelas saya masih dalam posisi: IHSG akan mencapai 4150-4250 dalam kuartal pertama (atau paling lambat paruh pertama) di tahun 2011 nanti.

Selamat tahun baru 2011

Semoga tahun 2011 bisa membawa kebahagiaan bagi kita semua

Happy trading… semoga untung!!!
Satrio Utomo

Traders Trainer, Market Analyst, Peminat Analisis Teknikal

Bekerja sebagai Head of Research di PT Universal Broker Indonesia.

Penulis buku ‘Membuat perencanaan trading dengan menggunakan suport, resisten, trend, dan FIBONACCI RETRACEMENT

blog pribadi: www.rencanatrading.com

  1. sbastian
    December 29th, 2010 at 05:54 | #1

    top pak…saya senang dengan artikel2 para kontributor kontan…

    • satrio
      January 3rd, 2011 at 03:02 | #2

      Terima kasih pak…

  2. Eddy Pramono
    December 29th, 2010 at 08:36 | #3

    Pak Satrio,

    Hanya ingin menyampaikan feed back bahwa saya mengikuti tulisan2 anda dan saya rasa isinya bermanfaat bagi saya sbg trader.

    Thanks dan keep up your good work.

    Salam,

    Eddy Pramono

    • satrio
      January 3rd, 2011 at 03:02 | #4

      Terima kasih pak… semoga bisa membantu anda dalam memperoleh keuntungan di Bursa Efek Indonesia.

      Rgds,
      Satrio.

  1. No trackbacks yet.