Archive

Archive for September, 2010

Ketika pemodal masih terus melakukan posisi beli

September 28th, 2010 5 comments

Selamat siang…

Saham itu pada dasarnya hanyalah selembar kertas. Kertas yang diberi tanda oleh emiten (sehingga menjadi bukti kepemilikan) dan kemudian dijual di pasar modal. Karena saham adalah selembar kertas, maka harga saham itu hanya bisa bergerak naik, selama pemodal masih terus melakukan posisi beli. Jika orang sudah kehilangan minat untuk beli, maka harga akan bergerak turun dengan sendirinya.

Sekarang, marilah kita melihat grafik ‘Aliran Dana Asing ke Bursa Efek Indonesia’ berikut ini:

Dari gambar ini kita dapat melihat bahwa semenjak bulan Maret lalu, dana asing terus masuk (melakukan posisi beli) ke Bursa Indonesia. Aliran dana asing ini terasa semakin menggila ketika Japan Credit Rating Agency (JCRA) menaikkan rating dari surat hutang Republik Indonesia menjadi Investment Grade pada tanggal 13 Juli 2010 lalu.

Harga-harga terlihat terus berkejaran naik. Puncaknya adalah seperti apa yang terjadi pada hari Jumat, 24 September 2010, kemarin: regional masih terlihat flat. Pada sehari sebelumnya, IHSG bahkan sudah memberikan signal bearish, sehingga terlihat siap untuk koreksi. Tapi, karena asing masih net buy sebesar Rp 555 miliar, yah.. apa mau dikata… IHSG kembali bergerak naik.

Kenaikan yang terjadi sebagai akibat dari masuknya dana asing selama periode yang panjang ini, bukannya tanpa resiko. Semenjak Juni lalu, sebenarnya sudah banyak berita-berita negatif yang sama sekali belum terdiskon pada pergerakan harga. Seperti misalnya:

  • Angka inflasi YoY yang diatas ekspektasi sehingga para ekonom bahkan sudah mulai menaikkan angka asumsi inflasi sebesar 95 basis poin dalam sebulan terakhir (data Bloomberg).
  • Kenaikan Tarif Dasar Listrik yang masih akan berkelanjutan.
  • Banyaknya peraturan perbankan baru dari Bank Indonesia (yang bahkan sudah membuat kalangan perbankan bingung)

Berita-berita jelek itu, terlihat masih belum terdiskon oleh pergerakan IHSG. IHSG masih terus bergerak naik, semata-mata karena alasan: orang masih beli. Aliran Dana Asing.. masih akan terus masuk.

Nah.. sekarang, pertanyaannya adalah: kapankah aliran dana asing ini terhenti? Saya juga tidak tahu jawabannya. Yang saya sarankan: jangan anda berharap bahwa masuknya aliran dana asing ini kemudian akan berbalik menjadi aliran dana keluar. Mengapa? Karena yang menaikkan rating dari debt rating Indonesia, baru lembaga dari Jepang. Lembaga-lembaga perating internasional seperti Fitch, S&P, dan Moody masih meletakkan rating kita satu level dibawah credit rating dengan outlook positif. Artinya: mereka bisa saja menaikkan debt rating Indonesia kedalam investment grade dalam 1 – 2 tahun kedepan. Dan jika mereka menaikkan rating, pengaruhnya jelas: aliran dana asing yang akan masuk, akan lebih gila (luar biasa besarnya) lagi!!!

Jadi…

Saya percaya bahwa dalam 1 – 2 tahun kedepan, IHSG akan mencapai level 5000 (bahkan 6000) sebagai akibat dari masuknya dana-dana asing kedalam bursa kita.

Akan tetapi, saya masih melihat adanya resiko yang tinggi untuk jangka pendek sebagai akibat dari banyaknya faktor-faktor bearish yang belum terdiskon ke dalam pergerakan harga.

Tapi.. kalau saya ditanya: Kapan IHSG akan bergerak turun? Saya juga tidak tahu jawabannya. Yang saya tahu: kalau market turun, maka itu adalah kesempatan untuk beli karena long term kita masih bullish. Selain itu: selama pemodal (asing) masih melakukan posisi beli.. harga masih akan terus berkejaran naik.

Happy trading… semoga untung!!!

Satrio Utomo

Head of Research Division

PT Universal Broker Indonesia

Penulis buku ‘Membuat perencanaan trading dengan menggunakan suport, resisten, trend, dan FIBONACCI RETRACEMENT

blog pribadi: www.rencanatrading.com

Categories: Market Comment Tags:

Terus… terus… terus…*

September 27th, 2010 No comments

Selamat pagi…

Posisi penutupan dari indeks Dow Jones sebenarnya belum terlalu bagus karena masih ditutup dibawah resisten dari bearish raising wedge. Akan tetapi, kenaikan yang terjadi pada bursa regional Asia di pagi hari ini, sepertinya akan mendorong IHSG untuk mencetak rekor harga baru.

So.. saya sudah menyiapkan skenario jika trend naik ini masih berlanjut. Targetnya sih ke 3500 – 3575. Tapi mendingan anda lihat deh ulasan selengkapnya.

Untuk stock pick, saya tertarik dengan triangle di AALI dan break high di PTBA. JSMR juga menarik jika bisa resisten 3200 ditembus.

Happy trading… semoga untung!!!

Satrio Utomo

*bacalah halaman disclaimer sebelum anda melakukan posisi beli atau posisi jual berdasarkan ulasan ini. Terima kasih.

Categories: Market Outlook, Selamat Pagi Tags: , , ,